Ketika Saatnya by Darmawati Majid

Ketika Saatnya by Darmawati Majid

5.00

“Ada kejujuran yang memburuku. Kejujuran yang menahanku melepasnya dan menjatuhkan pilihan padamu. Aku ingin menolak diriku yang menginginkanmu hanya karena kau bisa membuatku terlihat normal di mata yang lain. Betulkah aku menginginkanmu karena cinta?”

Apa masalah terbesar manusia di bumi? Menjadi perempuan. Pikiran itu sering mengganggu  seiring seringnya saya melihat hal-hal yang tidak masuk akal terjadi. Tradisi kadang menjadi pembenaran. Keluarga menjadi alasan untuk mengambil satu keputusan penting yang akan/tidak akan mengubah hidupmu. Tradisi dan keluarga menitipkan harapan-harapan pada perempuan dan tubuhnya. Menikah dengan laki-laki baik dan memiliki anak-anak yang lucu. Kau belum lengkap sebagai seorang perempuan ketika kau belum menikah. Hal-hal lain seperti pendidikan dan karir hanyalah sesuatu yang bisa dikompromikan. Kau tinggal di kota atau desa terpencil, pernikahan akan selalu menjadi topik yang pertama kali dikaitkan dengan keberadaan dirimu. Sepertinya menikah adalah tujuan akhir ketika kau perempuan-dalam masa subur hampir layu, dan belum juga menikah. Ke-13 cerpen dalam buku ini adalah kisah-kisah perempuan menghadapi tradisi dan keluarga dengan latar budaya Bugis Makassar. Kisah-kisah yang mengandung persoalan sosial yang barangkali berada di luar jangkauan dan ranah budaya yang kurang dikenal

Darmawati Majid lahir di Bone, Sulawesi Selatan pada 29 September 1982. Alumnus Sastra Inggris Universitas Negeri Makassar 2005 dan Linguistik Universitas Hasanuddin 2014 ini mulai menekuni dunia kepenulisan sejak bekerja sebagai pegawai pada Balai Bahasa Kalimantan Tengah tahun 2006. Esainya terhimpun antara lain dalam antologi esai Majelis Sastra Asia Tenggara tahun 2009. Antologi puisinya yang berjudul Kaki Waktu ditulis bersama 11 perempuan penulis Makassar tahun 2011. Kumpulan cerpen pertamanya yang berjudul Nasu Likku dan Sajian Cerita Lainnya diterbitkan oleh Ideas Publishing tahun 2017. Ia terpilih sebagai salah satu Emerging Writers dalam Ubud Writers and Readers Festival 2018. Saat ini ia bekerja sebagai peneliti bahasa pada Kantor Bahasa Gorontalo. Ibu empat anak ini dapat dihubungi melalui darmawatimajid@gmail.com.

This book is available in Gramedia.
Purchase here.

Quantity:
Add To Cart