Serayu Malam by Muhammad Wahyudi

Serayu Malam by Muhammad Wahyudi

5.00

"Di setiap pemakaman, pasti ada saja nisan yang tak lagi dikunjungi siapapun. Tak ada lagi yang peduli kisah hidup siapa yang ditanam di sana. Begitupun di setiap perpustakaan, selalu saja ada buku yang tak lagi dibuka siapa pun. Tak ada yang tahu pahlawan macam apa yang tertulis di sana dan tukang tenung seperti apa yang ia taklukan. Demikian pula setiap kerumunan manusia, selalu saja ada seseorang yang nasibnya seperti nisan dan buku tadi. Keberadannya seperti genangan setelah hujan di hari-hari yang tampak sedih - dilewati saja tanpa digubris."

Serayu Malam membawa kisah seorang lelaki dan sepatunya, penjudi dan perempuan bercodet, serta kisah - kisah manusia yang bersekutu dengan kejahatan, amarah, bahkan makhluk gaib. Cerita - cerita dalam buku ini bukanlah perjalanan menyenangkan untuk dikenang, namun suatu saat bisa saja terjadi pada anda.

"Saya semakin percaya bahwa cerita selalu ada di tempat terdekat dari diri manusia; ada pada persoalan sehari-hari, pada  persoalan sederhana yang kerap luput diamati--dan lewat Serayu Malam Wahyudi telah berhasil mengambil cerita-cerita tersebut dengan caranya sendiri kemudian menyampaikannya dengan bentuk yang lain, bentuk yang lebih menarik."
–Faisal Oddang

"Cerita-cerita yang dikerjakan dgn penuh perhitungan oleh seorang pendatang baru yang patut diwaspadai.”
–Azhari Aiyub

This book is available in Gramedia.
Purchase here.

Quantity:
Add To Cart
IMG_20160315_175804.jpg

Muhammad Wahyudi

Muhammad Wahyudi was born and bred in Medan, and currently lives in Cilacap. He loves to cook and take care of his chickens. Serayu Malam is his first book.